Kalkulator Weton — Hitung Weton Jawa Online
Masukkan tanggal lahir — weton langsung terhitung.
Kalkulator weton menghitung weton Jawa Anda dari tanggal lahir Masehi: kombinasi hari dan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon), nilai neptu, plus hitung mundur ke selapanan berikutnya (perputaran 35 hari).
Pilih tanggal lahir di atas untuk melihat weton Anda.
Cara menggunakan kalkulator weton
- Pilih tanggal lahir Masehi pada kolom di atas.
- Hasil langsung muncul: weton (hari + pasaran), neptu, dan tanggal selapanan berikutnya.
- Salin hasilnya bila perlu dibagikan ke keluarga.
Cara kerja perhitungan
- Hari: diambil dari tanggal Masehi memakai kalender Gregorian.
- Pasaran: dihitung dari siklus 5 hari (Legi → Pahing → Pon → Wage → Kliwon → Legi…) dengan titik acuan 17 Agustus 1945 = Jumat Legi.
- Neptu = nilai hari + nilai pasaran.
Nilai hari: Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9. Nilai pasaran: Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8.
Contoh perhitungan
Lahir 17 Agustus 1990:
- Hari: Jumat (nilai 6)
- Pasaran: Pahing (nilai 9)
- Weton: Jumat Pahing, neptu 15
- Selapanan berikutnya: 35 hari setelah weton terakhir
Kapan kalkulator weton dibutuhkan?
- Selapanan — menentukan tanggal peringatan 35 harian kelahiran.
- Persiapan pernikahan — mencari hari baik menurut tradisi Jawa.
- Kelahiran — mencatat weton bayi untuk tradisi keluarga.
- Belajar budaya — mengenalkan kalender Jawa ke generasi muda.
- Acara adat — menyesuaikan jadwal selamatan dengan weton.
Pertanyaan umum
Apa itu weton?
Weton adalah kombinasi hari dalam sepekan (Senin–Minggu) dengan hari pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Contoh: lahir hari Jumat dengan pasaran Legi disebut weton Jumat Legi.
Bagaimana cara menghitung weton dari tanggal lahir?
Tentukan hari lahir dari tanggal Masehi, lalu tentukan pasarannya dari siklus 5 hari yang berjalan terus sejak dulu. Kalkulator di atas melakukannya otomatis memakai titik acuan 17 Agustus 1945 (Jumat Legi).
Apa itu neptu?
Neptu adalah nilai numerik weton: jumlah nilai hari (Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9) dan nilai pasaran (Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8). Contoh: Jumat Legi = 6 + 5 = 11.
Apa itu selapanan?
Karena 7 hari × 5 pasaran = 35, weton seseorang berulang setiap 35 hari. Peringatan tiap 35 hari inilah yang disebut selapanan — dalam tradisi Jawa sering dianggap lebih bermakna dari ulang tahun Masehi.
Apakah perhitungan weton ini akurat?
Perhitungan hari dan pasarannya akurat secara matematis memakai siklus kalender Jawa. Tafsir makna weton (watak, jodoh, hari baik) adalah kepercayaan tradisi — sikapi dengan bijak.